+...-= WELCOME TO DIGITAL WORLD COMMUNITY =-...+

=====<<DAFTAR GRATIS DI NEGARA DIGITAL WORLD >>====
|Dengan melakukan pendaftaran, berarti anda setuju menjadi | |warga negara digital world community, dengan mata uang DIGI| |points,. yang bisa di barter atau transaksikan melalui menteri. |
===============================================

==============================================
[ INGIN JADI VIP ?, DAFTAr dahulu lalu PM presiden / menteri ] DONASI VIP SENILAI 2 $ DOLLAR ( PAYPAL / Rp.30.000
fitur Vip
1. menjadi menteri ( orang nomor 2 di negara)
2. bisa masuk ke locked forum
3. bonus DIGITAL POINTS ( 300 DIGI )
4. Bebas berpindah2 pangkat / momod ( kreasi pangkat sendiri )
5. bebas berganti ID
6. menjadi menteri selamanya
7. bisa duduk santai tanpa post
8. semua forum ter unlock
9. dapat bertanya tentang rahasia negara
10. berhak menyarankan banned user / unlock user
==============================================

negara yg lucu buat lucu-lucuan , dipimpin oleh pemimpin imut-imut , bebas korupsi, jadikan negara bersih kawan


    Mengapa Urutan Huruf di Keyboard Tidak Sesuai Abjad?

    Share

    Yusuf_themarskal
    LIEUTENANT
    LIEUTENANT

    Jumlah posting : 48
    DIGITAL POINTS ( DIGI ) : 2660
    REPUTASI : 0
    Join date : 11.01.11
    Age : 22
    Lokasi : Pringsewu, Lampung

    Mengapa Urutan Huruf di Keyboard Tidak Sesuai Abjad?

    Post  Yusuf_themarskal on Mon Jan 17, 2011 11:40 pm

    Pernahkah agan bertanya, mengapa susunan huruf dalam keyboard mesin ketik, komputer, hingga PDA kita berupa “QWERTYUIOP” dan seterusnya? Mengapa tidak dibuat saja berurutan seperti “ABCDEFGH” dan seterusnya? Mungkin sebagian dari agan sudah tahu ceritanya, tetapi kalau-kalau agan belum tahu ane copas di sini.



    Konon, keyboard tersebut sudah diciptakan sejak tahun 1860an oleh Sholes dan Dunsmore. Awalnya mereka membuatnya berurutan sesuai abjad. Namun, lambat laun seiring dengan meningkatnya kemampuan (kebiasaan) user, kecepatan mengetik menjadi lebih cepat padahal mekanisme mesin saat itu masih sederhana. Akibatnya, (baris) tombol tertentu menjadi sering macet dan menghambat pekerjaan.

    Berdasar pengalaman mereka, akhirnya disusunlah keyboard yang sengaja dipersulit dan dibuat tidak efisien agar keyboard tidak mudah jammed. Desain mesin ketik itu kemudian dijual ke Remington untuk diproduksi secara massal tahun 1873. Susunannya terbagi dalam empat baris, baris teratas berupa “23456789-”, baris kedua “QWE.TYIUOP”, baris ketiga “XDFGHJKLM”, dan baris terbawah “AX&CVBN?;R”.

    Seiring berjalannya waktu, teknologi berkembang pesat dan masalah tombol keyboard yang sering macet sudah teratasi dengan desain mekanik yang lebih baik. Sejumlah desain keyboard alternatif juga muncul di pasaran. Salah satu yang cukup populer adalah Dvorak Simplified Keyboard (DSK) yang dibuat oleh August Dvorak tahun 1936. Desain itu diklaim merupakan desain yang lebih efisien, cepat, dan egronomis.

    QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri Anda overload terutama ketika menulis dalam bahasa Inggris (hal serupa saya rasakan ketika menulis dalam bahasa Indonesia). QWERTY juga membuat kelingking Anda overload. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus menyeberang dari baris ke baris—-bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.

    Sayangnya, orang tetap ogah berpaling dari desain “QWERTY” kendati desain tersebut bukan merupakan desain yang terbaik. Sekalipun teknologi sudah bisa mengatasi problem tombol yang nge-jam, orang tetap bertahan dengan desain “QWERTY” bukannya desain lain yang lebih superior. Alih-alih, QWERTY malah dinobatkan menjadi standar internasional di tahun 1966.

    Hal yang sama juga terjadi di Microsoft Windows. Kita tentu tahu bahwa Windows bukanlah sistem operasi terbaik, entah itu dari segi keamanan, kemudahan, kinerja, sampai soal keindahan. Namun, karena penetrasi pasar Windows sudah begitu deras, orang mulai terbiasa menggunakan Windows dan sistem operasi tersebut menjadi terstandardisasi.

    Apakah tidak ada yang lebih baik dari Windows? Tentu saja tidak. Namun orang perlu pikir-pikir beberapa kali sebelum berpaling dari standar tersebut. Mereka harus menghadapi barrier seperti faktor biaya, isu kompatibilitas, proses pembelajaran, faktor waktu, dan masih banyak lagi. Akibatnya jumlah mereka yang setia jauh lebih besar daripada yang murtad. Inilah yang menjadikan Windows atau QWERTY kemudian menjadi standar—-kendati mereka bukan yang terbaik.

    Dalam dunia ilmiah, fenomena ini dijelaskan sebagai konsep path dependency dan network externality. Intinya, inovasi tidak menghasilkan outcome yang out of the blue, tetapi merupakan perkembangan yang bisa diprediksi dari yang sudah-sudah. Selain itu, value dari inovasi tersebut akan makin tinggi bila digunakan oleh makin banyak orang. Pada tahap tertentu, inovasi tersebut akan menjadi standar yang digunakan oleh umum.

    DIeVoiDbReaKer
    BRIGADIER
    BRIGADIER

    Jumlah posting : 107
    DIGITAL POINTS ( DIGI ) : 2348
    REPUTASI : 1
    Join date : 11.01.11
    Age : 23
    Lokasi : sukabumi

    Re: Mengapa Urutan Huruf di Keyboard Tidak Sesuai Abjad?

    Post  DIeVoiDbReaKer on Fri Jan 21, 2011 12:54 am

    ooo begitu ceritanya
    baru tahu saya gan... Very Happy Very Happy Very Happy

    Yusuf_themarskal
    LIEUTENANT
    LIEUTENANT

    Jumlah posting : 48
    DIGITAL POINTS ( DIGI ) : 2660
    REPUTASI : 0
    Join date : 11.01.11
    Age : 22
    Lokasi : Pringsewu, Lampung

    Re: Mengapa Urutan Huruf di Keyboard Tidak Sesuai Abjad?

    Post  Yusuf_themarskal on Fri Jan 21, 2011 10:18 pm

    wah ga gaul nih........ wkwkwkwkwkwkwk Very Happy

    Sponsored content

    Re: Mengapa Urutan Huruf di Keyboard Tidak Sesuai Abjad?

    Post  Sponsored content Today at 12:05 pm


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 12:05 pm